
Sahabat Sejati adalah sahabat yang mengerti ketika kamu berkata “aku lupa”, menunggu selamanya ketika kamu berkata “tunggu sebentar”, dan tetap tinggal ketika kamu berkata “tinggalkan aku sendiri”.
Sahabat Sejati saling memaafkan, bukan hanya mendengarkan kata “maaf” itu, tapi mengerti betapa menyesalnya dia melakukan kesalahan itu. Sahabat Sejati mengerti, bukan hanya mengerti apa yang kamu lihat, tapi mengerti apa yang kamu rasakan.
Saat beban kehidupan datang menghampiri, Sahabat Sejati akan selalu punya cara untuk mengatakan "hidup ini indah". Mungkin Sahabat Sejati pernah mengecewakan kita, tapi aku yakin seorang sahabat sejati tidak pernah sengaja mengecewakan kita, kita tidak harus membenci sahabat yang mengecewakan kita, melainkan kita harus mencari alasannya mengapa seorang sahabat mengecewakan kita.
"Memiliki seorang Sahabat Sejati adalah lebih berharga dari pada mempunyai seribu sahabat yang hanya Mementingkan diri sendiri."
